Sinode Umum XXV GKE Tuntas Digelar, Murung Raya Serahkan Estafet Tuan Rumah kepada Lamandau
Puruk Cahu, Lintas Mura News– Sidang Sinode Umum (SSU) XXV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Tahun 2026 resmi berakhir setelah seluruh agenda persidangan selama lima hari diselesaikan dengan baik. Penutupan kegiatan berlangsung di Gereja Oikumene Elia Katedral, Puruk Cahu, Sabtu (11/7/2026), dipimpin Bupati Murung Raya, Heriyus, S.E.
Keberhasilan pelaksanaan sinode menjadi penutup rangkaian kegiatan yang diawali sejak 7 Juli 2026. Seluruh tahapan, mulai dari pembukaan, sidang pleno, sidang komisi, pembahasan program kerja, pemilihan Majelis Sinode GKE periode 2026–2031 hingga pelantikan pengurus baru, berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Perdie M. Yoseph, M.A., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan sidang. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, termasuk Pemerintah Kabupaten Murung Raya, DPRD, Forkopimda, TNI-Polri, tenaga kesehatan, insan pers, relawan, para donatur, serta seluruh panitia yang bekerja selama pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, partisipasi utusan dari 135 resort dan calon resort GKE yang berasal dari berbagai provinsi di Kalimantan hingga Pulau Jawa mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam membangun pelayanan Gereja Kalimantan Evangelis.
Dalam acara penutupan juga diumumkan bahwa Kabupaten Lamandau melalui Resort Nanga Bulik akan menjadi tuan rumah Sidang Sinode Umum XXVI GKE. Sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan berikutnya, panitia menyerahkan dana kolekte ibadah pembukaan sebesar Rp28 juta serta persembahan ibadah penutupan kepada panitia tuan rumah yang baru. Selain itu, mimbar utama yang digunakan selama persidangan turut diserahkan kepada Majelis Sinode GKE sebagai simbol kebersamaan.
Ketua Umum Majelis Sinode GKE periode 2026–2031, John S. Bua, mengajak seluruh warga GKE untuk bersama-sama mengimplementasikan keputusan-keputusan yang telah dihasilkan dalam persidangan. Ia berharap semangat persatuan, pelayanan, dan tanggung jawab terus menjadi landasan dalam menjalankan tugas gereja di berbagai wilayah pelayanan.
Bupati Murung Raya Heriyus menyampaikan rasa bangga karena daerahnya mampu menyelenggarakan agenda gerejawi terbesar GKE dengan baik. Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai daerah tidak hanya mempererat hubungan antarjemaat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat melalui meningkatnya aktivitas di sektor perhotelan, transportasi, perdagangan, kuliner, dan UMKM.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada kepengurusan Majelis Sinode GKE periode 2026–2031 yang baru dilantik. Heriyus berharap kepengurusan baru dapat membawa GKE semakin maju serta terus berkontribusi dalam pembangunan moral, kehidupan sosial, dan kerukunan masyarakat.
Di penghujung acara, Heriyus menyampaikan permohonan maaf apabila selama Murung Raya menjadi tuan rumah masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun fasilitas. Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, ia secara resmi menutup Sidang Sinode Umum XXV GKE Tahun 2026 dan menyerahkan estafet penyelenggaraan kepada Kabupaten Lamandau sebagai tuan rumah sinode berikutnya.(Kln)
Posting Komentar